AKHLAQ KEPADA KEDUA ORANG TUA

Akhlaq (bentuk jama’nya khuluq) artinya tabiat, watak, perangai, budi pekerti. Menurut Imam Ghazali, akhlaq adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan jiwa, sehingga timbul perbuatan tanpa pikir dan teliti (spontan), jika ia melahirkan perbuatan baik dan terpuji, maka disebut akhlaq baik, begitu juga sebaliknya.

Ciri-ciri akhlaq Islam:

  1. Robbani (landasan, cara, dan tujuan amal hanya kepada Allah)
  2. Manusiawi (tidak berat, mudah, bertahap)
  3. Universal (tidak parsial, dunia akhirat, hidup dan mati)
  4. Menjaga keseimbangan (jasmani dan rokhani, vertikal dan horizontal)
  5. Realistis (wajar dan sedang)

Ayat-ayat Al Qur’an tentang akhlaq kepada kedua orang tua:

  1. Annisa’ (4) :36

“Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatau apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapakmu.”

  1. Al Ankabut (29) :8

Dan kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu bapaknya”.

  1. Maryam (19) :14

“Dan banyak berbakti kepada keduia orangtuanya.”

  1. Maryam (19) :32

“Dan berbakti kepada ibuku”.

  1. Al Isra (17) : 23-25

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara keduannya telah berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan”ah”dan janganlah kamu membentak merekadan ucapknlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah : “Wahai Tuhanku, kasihilah merekasebagaimana mereka berdua telah mendidik akuwaktu kecil” Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang yang baik, maka sesungguhnya Dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat”.

  1. Luqman (31) :14-15

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua ibu bapaknya. Ibunya telah mengndungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.Bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu-bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan-Ku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Dan pergaulilah keduanya dengan baik, dan ikutlah jaln orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian, hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”

Hadits-hadits tentang Memuliakan kedua orang tua

  1. HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah

Datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya, ”Wahai Rasulullah, siapa orang yang paling harus aku perlakukan secara baik?”Beliau menjawab, ”Ibumu.” Orang itu bertanya, ”Lalu siapa?” Beliau jawab ”Ibumu.” Lalu siapa?”, kata orang itu. Jawab Beliau, ”Ibumu”. Orang itu bertanya lagi, ”Lalu siapa?” Rasulullah SAW berkata, ”Bapakmu.”

  1. HR Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Mas’ud

Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, ”Amal apa yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, ”Shalat pada awal waktunya”. Aku bertanyalagi, ”Kemudian amal apa?” Beliau jawab, ”Berbakti kepada kedua orang tua.” Lalu aku bertanya lagi, ”Kemudian apa lagi?” Beliau jawab, ”Jihad di jalan Allah.”

  1. HR Muslim dari Abi Hurairah

Rasulullah SAW bersabda, ”Celaka!Celaka!Celaka!” Sahabat bertanya, ”Siapa yang celaka wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, ”Yaitu orang yang menemui kedua orang tuanya atau salah satunya setelah berusia lanjut, laulu ia tidak masuk surga (karena berbakti kepadanya)”.

  1. HR Bukhari dan Musli dari Abdullah bin Amr bin Ash

Seseorang datang kepada Rasulullah minta izin untuk berjihad (berperang). Rasulullah SAW bertanya kepadanya,”Apakah kedua orang tuamu masih hidup?” Orang itu berkata, ”Ya, keduanya masih hidup.” Beliau berkata, ”Berjihadlah pada keduanya!”

  1. HR Muslim Abu Daud dari Abu Hurairah

Rasulullah SAW beersabda, ”Seorang anak belumlah dikatakan membalas (kebaikan) orang tuanya, kecuali bila orang tuanya ia temukan dalam status budak (hamba sahaya) lalu ia beli dan kemudian dimerdekakan.”

6. HR Bukhari dan Muslim

“Dosa-dosa besar ialah menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua, membunuh orang, dan persaksian palsu.”

Bagaimana memuliakan kedua orang tua?

  1. Berbicaralah dengan kedua orang tua dengan penuh sopan santun dan berlemah lembutlah kepada mereka.
  2. Taatilah segala perintah keduanya, kecuali jika dalam rangka dosa dan maksiat.
  3. Peliharalah selalu nama baik keduanya.Jangan kamu masuk ke dalam kamar mereka tanpa izin dan sepengetahuan mereka, khususnya pada waktu-waktu istirahat dan tidur
  4. Jangan membohongi dan jangan mencela mereka ketika mereka berbuat sesuatu yang tidak mengenakkanmu.
  5. Bantulah keduanya, dan jangan terlambat menyambut panggilannya.
  6. Apabila kamu sudah dewasa dan sanggup mencari nafkah sendiri, maka bekerjalah secara baik dan bantulah mereka.
  7. Doa ibu-bapak dikabulkan oleh Allah SWT. Oleh karena itumaka berusahalah agar keduanya selalu mendoakanmu dalam kebaikan.
  8. Berbaktilah kepada keduanya baik ketika masih hidup

Daftar Pustaka:

Al Qur’an dan terjemahnya

Al Mahmud, Ibrahim. Bagaimana Memuliakan Orang Tua. Jakarta: Pustaka Nawaitu. 2003

Ditulis dalam dakwah. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: