Strategi Setan Menjerumuskan Manusia

Sebelum kita mengetahui strategi setan menjerumuskan manusia, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui Visi dan Misi setan.
Visi setan adalah memperbudak manusia dan Misi setan mengkondisikan manusia lupa kepada Alah SWT.

Adapun strategi setan untuk mewujudkan visi dan misinya adalah sbb :

1. Waswasah
Waswasah artinya membisikkan keraguan pada manusia ketika melakukan kebaikan atau amal sholeh. Saat kumandang azan subuh dan tubuh kita masih dililit selimut, terbersit dalam pikiran kita, “Nanti lima menit lagi”. Ini adalah waswasah. Kenyataannya bukan lima menit tapi satu jam, akhirnya Sholat Shubuh terlambat bahkan tidak sholat.
2. Tazyin
Tazyin artinya membungkus kemaksiatan dengan kenikmatan. Segala yang berbau maksiat biasanya terlihat indah, Misalnya, mengapa orang yang berpacaran lebih mesra daripada suami-istri? Jalan-jalan saat pacaran lebih mengesankan daripada setelah menikah. Ini karena ada unsur tazyin. Pacaran itu maksiat, sementara nikah itu ibadah. Maksiat disulap oleh setan sehingga terasa lebih indah, nikmat dan mengesankan. Inilah yang disebut strategi tazyin.
3.Tamanni
Tamanni artinya memperdaya manusia dengan khayalan dan angan-angan. Pernahkan terbersit niat akan Shalat Tahjud saat merebahkan badan di tempat tidur? Namun pada jam tiga saat wekwr berbunyi, kita cepat-cepat mematikannya lalu meneruskan tidur.
Pernahkan kita ingin bertobat? Namun pada sat maksiat ada di depan mata, kita tetap saja melakukannya. Ironisnya ini berlangsung berkali-kali. Inilah yang disebut strategi tamanni.
4. A’dawah
A’dawah artinya berusaha menanamkan permusuhan. Setan berikhtiar menumbuhkan permusuhan di anatara manusia. Biasanya permusuhan berawal dari prasangka buruk. Supaya manusia bermusuhan, setan biasanya menumbuhkan prasangka buruk.Karena itu waspadai kalau kita berprasangka buruk pada orang lain, sesungguhnya kita telah terperangkap strategi setan.
5. Takwif
Takwif artinya menakut-nakuti. Pernahkah merasa takut miskin karena menginfakkan sebagian harta, takut disebut sok alim karena datang ke majelis taklim? Kalau kita pernah merasakannya, inilah strategi takhwif.

6. Shaddun
Shaddun artinya berusaha menghalang-halangi manusia menjalankan perintah Allah dengan menggunakan berbagai hambatan. Pernahkah anda merasa malas saat mau melakukan sholat, atau mengantuk saat membacaAl Qur’an meskipun sudah cukup tidur? Ini adalah gejala shaddun dari setan.
7. Wa’dun
Wa’dun artinya janji palsu. Setan berusaha membujuk manusia agar mau mengikutinya dengan memberikan janji-janji yang menggiurkan. Akhirnya manusia mempercayainya. Misalnya, banyak kasus seorang wanita menyerahkan dirinya pada sang pacar karena dijanjikan akan dinikahi, namun setelah hamil sang pacar meninggalkannya begutu saja. Dia tidak mau bertanggung jawab. Inilah contoh wa’dun atau janji palsu dari setan.
8. Kaidun
Kaidun artinya tipu daya. Setan berusaha sekuat tenaga memasang sejumlah perangkap agar manusia terjebak. Pernahkah saat diberi tugas, kita berpikir nanti saja mengerjakannya krn waktu masih lama? Ternyata setelah dekat waktunya kita mengerjakan asal-asalan dan tergesa-gesa sehingga hasilnya tidak optimal atau ada kemunginan pada waktu yang ditentukan pekerjaan tidak selesai. Strategi ini disebut kaidun.
9. Nisyan
Nisyan artinya lupa. Sesungguhnya lupa itu adalah hal yang manusiawi. Lupa memang sesuatu hal yang manusiawi, tetapi setan berusaha agar manusia menjadikan lupa sebagai alasan untuk menutupi tanggung jawab. Pernahkan kita lupa menunaikan janji? lupa sholat? Kalau sesekali itu bisa disebut manusiawi, tetapi kalau sering dilakukan berarti terjebak strategi nisyan.

Demikian ringkasan tentang strategi setan. Semoga kita dapat mencermati dan berusaha agar tidak terjebak strategi setan laknatullah (setan yang dilaknat Allah)

Sumber : WWW.TAUSHIYAH- ONLINE.COM

Ditulis dalam dakwah. 1 Komentar »

Apa Kabar? (1)

Suatu hari seseorang bertanya kabar padaku dan juga tentang harapan-harapanku. Pertanyaan-pertanyaan itu menyadarkanku, betapa selama ini banyak hal penting yang merupakan substansi dari hidup dan kehidupan ini yang telah aku lupakan.

1. Apa kabar imanmu?
Apa kabar imanmu hari ini? Apakah semakin meningkat, biasa-biasa saja atau malah justru menurun dan sedang berada di titik nadhir terendah? Sudahkah iman menjadi kekuatan utama yang menggerakkan setiap langkah hidup kita?
Iman adalah adalah keyakinan dalam hati yang diucapkan dengan lisan dan dinyatakan dengan amal perbuatan. Iman tak cukup hanya disimpan dan dikubur dalam hati. Ia harus diucapkan dan direalisasikan dalam tindakan. Hendaknya setiap getar hati, setiap ucapan dan segala tindakan didasari dengan iman. Iman yang membedakan kualitas makhluk di hadapan Sang Pencipta.
Iman malaikat selalu stabil. Tak naik atau turun. Malaikat selalu setia pada Rabb-Nya. Setiap saat mereka selalu bertasbih padanya, siang dan malam, di setiap lapisan langit. Bagaimana tidak, malaikat adalah makhluk yang tak dikaruniai nafsu oleh Allah SWT.
Iman para Nabi selalu naik. Ujian berat yang selalu menimpa para Nabi justru malah menambah keimanannya pada Allah SWT. Mereka adalah manusia dengan kepribadian luar biasa.
Bagaimana dengan iman kita? Jika digambarkan dalam bentuk grafik, iman kita adalah grafik yang fluktuatif, ada kalanya naik, namun ada kalanya pula turun. Iman akan meningkat seiring dengan meningkat ibadah yang kita lakukan dan akan turun karena kemaksiatan. Begitulah iman kita. Karena kita adalah makhluk yang dilengkapi dengan akal sekaligus nafsu. Nafsu yang tidak dikendalikan dan disertai bujukan syaithan akan selalu mengajak kita pada hal-hal yang menyimpang ketentuan yang digariskan Allah. Coba saja dipikir. Ibadah apa yang paling kita senangi? Kalo kita hanya pake nafsu, tentu tidak ada. Sholat? Buat apa? Sedekah? Itukan hasil kerja keras saya sendiri, kenapa harus dibagi dengan orang lain? Enak saja. Mungkin ada yang menjawab menikah itu enak. Benarkah? Bukannya enak “jajan” di luar, tak perlu tanggung jawab. Selesai urusan. Namun tidak demikian jika kita melihatnya dengan kacamata iman. Sholat sudah bukan lagi rutinitas yang membosankan, malah jadi kebutuhan. Sedekah pun menjadi sesuatu keinginan yang selalu ingin direalisasikan setiap ada rezeki yang sampai di tangan kita. Menikah apa lagi…jika semuanya memang sudah dipersiapkan.

2. Apa yang kamu harapkan dengan keadaan imanmu?
Dengan keadaan iman kita saat ini, apa yang kita harapkan? Masuk surga kah? Mati khusnul khatimah kah? Terbebas dari azab? Hanya diri kita sendiri yang paling tahu. Mari bertanya, sudah layakkah kita untuk mendapatkan semua itu dengan keadaan iman kita sekarang? Kenapa iman kita sekarang yang ditanyakan? Ya, karena hanya sekaranglah, hari ini waktu yang kita punya. Hari kemarin yang sudah berlalu, sudah barang tentu bukanlah lagi milik kita. Itu hanya masa lalu. Sedangkan hari esok, kita tak pernah tahu, apakah kita akan mendapatinya.

Wahai Tuhan ku tak layak ke surgamu..
Namun tak pula aku sanggup ke nerakamu..
Dosa-dosaku bagaikan pepasir di pantai
Dengan RahmatMu, ampunkan daku oh Tuhanku..

CINTA

 

 love.jpg

 

 

Mencintai, dicintai fitrah manusia

Setiap insan di dunia akan merasakannya

Indah ceria kadang merana

Itulah fitrah cinta

 

Berlindunglah pada Allah dari cinta palsu

Melalaikan manusia hingga berpaling dariNya

Menipu daya dan melenakan

Sadarilah wahai kawan

 

Cinta adalah karuniaNya

Bila dijaga dengan sempurna

Resah menimpa, gundah menjelma

Bila cinta tak dipelihara

 

Cinta pada Allah

Cinta yang sejati

Cinta pada Allah

Cinta yang hakiki

 

Bersihkan diri

Gapailah cinta

Cinta ilahi

 

 

Lirik nasyid Cinta

By The Fikr CINTA

 


Manna Kota Kenangan (1)



Bengkulu Selatan dengan pusatnya Manna terletak 140 km dari Kota Bengkulu dan dapat dicapai 3 jam perjalanan. Objek wisata yang dapat dikunjungi :

Gua Sarang Burung Wallet
Gua ini terkenal dengan nama Suluman Ulu Kedurang, dan terletak dekat Sungai Kedurang. Gua ini dapat dicapai dengan kendaraan roda empat sampai Desa Batu Ampar, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki ke lokasi. Selain melihat keunikan dari gua ini, kita juga dapat melihat keunikan masyarakat sekitar.


Kuala Padang Guci
Terletak 37 km dari Manna dengan jalan aspalnya yang baik. Beberapa cafe dapat ditemukan dengan berbagai macam hidangannya yang tersedia.

Pantai Linau
Pantai ini terletak 20 km dari Bintuhan, kecamatan Kaur Selatan, dengan airnya yang bersih dan tenang. Jadi kita dapat melihat terumbu karang yang indah.

Pantai Way Hawang
Terletak 6 km dari pantai linau. selain keindahan alam kita juga dapat melihat sunset pada sore hari.

Pantai Pasar Bawah Manna
Terletak 3 km dari Manna dengan pemandangannya yang indah. Pantai ini dapat juga untuk memancing.

Pantai Pasar Talo Beach
Terletak 100 km dari Bengkulu dan sangat menyenagkan untuk berenang maupun memancing.

Danau Ulu
Terletak sekitar 15 km dari Manna. Danau ini cocok untuk istirahat dan memancing.

Sumber:

http://students.ukdw.ac.id/~22012558/bengkulu_selatan.htm

Hujatan terhadap Allah, Islam, Muhammad dan Al Quran..

mouth.jpg

 

 

Dah lama g ngeblog…

 

Panas banget ni hati ini sebagai seorang muslim. Gimana enggak, ada yang berani menantang Sang Pencipta dengan menghina Islam. Awalnya si lagi googling proxy by passer gara-gara banyaknya situs yang diblock ma kantor pusat instansi tempatku mengais rezeki, eh tahu-tahu masuk ke sebuah forum yang isinya menghina Islam secara terang-terangan. Berikut beberapa yang saya kutip dari forum tersebut :

 

Muhammad stress berat sampai mau melakukan bunuh diri beberapa kali dengan mencoba melompat dari bukit tinggi ketika Waraqa bin Naufal si ahli Kitab yang pernah menterjemahkan Taurat dan Injil dalam bahasa Arab meninggal dunia.

Sesudah wafatnya Waraqa, wahyu untuk Muhammad pun tidak turun-turun untuk suatu masa. Ini jelas bahwa Muhammad sangat khawatir bahwa wahyu yang didapatnya dari Waraqa tidak bisa di teruskan karena dia kurang memahami Kitab2 sebelumnya. Oleh karena itu, dia mencoba membunuh dirinya daripada ketahuan nyontek dari kitab terjemahan atau gubahan Waraqa. Setelah mengurungkan niatnya akhirnya dia nekat melanjutkan wahyu Waraqa dengan cara belajar sambil jalan. Makanya diperlukan waktu 23 tahun untuk menyampaikan hasil karya Waraqa yang dikumpulkan dari contek sana contek sini. Stress deh jadinya, kalo contekan hilang.



Sahih Bukhari. Volume 1, Book 1, Number 3:

 Narrated: ‘Aisha

 

SARANG LABA-LABA ADALAH YG PALING LEMAH ??????
user posted imageQuran 29:41
Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.

Payah nih Allah. Katanya Maha Tahu, tapi koq kagak tahu malah bilang rumah (sarang) laba-laba itu rumah yang paling lemah. Bisa marah atuh si Laba-Laba di remehkan begitu.

 

Itu baru secuil dari banyaknya penghinaan yang mereka lakukan. Mereka mencoba untuk mengaburkan pengertian Islam yang sebenarnya karena kedengkian yang ada di hati mereka sesudahnya datangnya keterangan yang jelas (Al Quran). Apa mereka pikir izzah Allah akan jatuh dengan penghinaan mereka? TIDAK. Sama sekali tidak. Allah tak akan berhenti menjadi Tuhan Alam semesta. Bahkan kalo mereka mau membuka hati dan akal mereka, mereka adalah makhluk-makhluk Allah juga. Karena kasihNya sampai saat ini mereka masih bisa bernapas di bumiNya, meskipun mereka durhaka pada TuhanNya. Ya Allah, berilah mereka hidayah…

Mereka juga menghina Muhammad, manusia yang memang layak untuk dijadikan contoh. Bahkan Allah sendirilah yang menyebutkannya dalam firmanNya, Allah yang memuji beliau karena akhlaqnya.

Alangkah bodohnya mereka menghina Islam, Muhammad, Al Quran dan juga Allah, Tuhan mereka sendiri. Apa mereka sudah siap dengan azab yang akan diterimanya kelak baik di dunia maupun di akhirat nanti? Jika Allah sudah mencabut satu saja keni’matan dari mereka, niscaya mereka akan meminta padaNya untuk dikembalikan ni’mat itu pada mereka. Ni’mat hidup misalnya. Apa mereka sudah siap untuk mempertanggungjawabkan kedustaan mereka pada Allah jika maut menjemput? Niscaya mereka akan meminta untuk diberi tangguh hidup di dunia. Apa mereka tidak sadar bahwa Allah, yang mereka hina adalah satu-satunya tempat kembali mereka. Sungguh, dunia ini hanyalah sementara. Akhiratlah yang kekal keberadaannya. Tak tahukah mereka bahwa di akhir napasnya Firaun pun mengakui bahwa Allah adalah Tuhannya? Tak sadarkah mereka bahwa syaithan pun beriman pada Allah, takut pada Allah.

Mereka hina Al Quran, petunjuk hidup yang Allah turunkan untuk kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat sana? Apa mereka merasa mempunyai pedoman hidup yang akan menyelamatkan mereka? Apa mereka tak mendustai hati mereka sendiri atas tanda-tanda kekuasaan Allah yang tampak di muka bumi yang Allah firmankan dalam Al Quran? Demi Allah, Al Quran tak tergantikan meskipun mereka menghinanya dengan berbagai cara, lewat pemikiran ataupun penistaan dengan membakarnya atau membuangnya ke closet. Sekali-kali tidak. Sungguh, kalian tidak akan pernah mampu untuk membuat barang satu ayat yang mampu mengungguli Al Quran. Al Quran tak akan dicabut sebagai sumber hukum tertinggi bagi kehidupan ummat manusia. Al Quranlah imam kita yang akan menuntun kita.

Mereka juga menghina Nabi Muhammad, dengan segala cara. Bahkan melebihi cara orang-orang kafir yang membuang kotoran unta di kepala beliau yang mulia. Demi Allah, Muhammad adalah pribadi paripurna yang paling layak dijadikan teladan bagi seluruh umat manusia. Apa mereka ingin menggeser posisi Muhammad sebagai Rasul yang diutus secara langsung oleh Allah dengan mereka dan orang-orang pilihan mereka? Demi Allah, kedudukan Muhammad tak akan pernah bergeser. La ilaaha illahh Muhammadur Rasulullah…Tak sadarkah mereka bahwa orang yang mereka hina adalah satu-satunya mannusia yang akan memberikan syafaatul uzma (pertolongan yang besar) di akhirat nanti? Bahkan semua Nabi, dari Nabi Adam hingga Nabi Isa yang mereka anggap sebagai Tuhan pun menyerah karena tak mampu memberikan syafaat itu.

 

Saudara-saudaraku seiman…tolaklah mereka dengan cara yang lebih baik. Tunjukkan kebenaran pada mereka agar cahaya hidayah ini akan memancar ke seluruh bumi Allah. Mari kita buktikan bahwa Islam adalah Rahmatan lil alamin..rahmat bagi seluruh alam. Doakan agar para penghujat itu sadar dan kembali pada jalan kebenaran sebelum Allah mengutus Malaikat maut untuk menjemput mereka..

 

Kalo saudara-saudaraku mau lihat situsnya..klik aja

http://nomind.3.forumer.com/index.php?s=685bf15b8a7dca9abc9b3e0916766183&act=Search&CODE=getalluser&mid=2

 

http://indonesia.faithfreedom.org/

 

http://www.eramuslim.com/berita/int/7809092912-anggota-parlemen-desak-agar-al-quran-dilarang-belanda.htm

 

Ditulis dalam dakwah. 3 Komentar »

Tempe dan Tahu Bacem

bacem.jpg

Bahan :
Tempe
Tahu

Bumbu:
Bawang Merah
Bawang Putih
Ketumbar
Garam
Gula merah

Cara memasak:
1. Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar dan             garam. Jika sudah halus, tambahkan gula merah, tumbuk.
2. Pindahkan bumbu yang telah halus ke wajan, bubuhkan air     lalu aduk hingga rata. Untuk mendapatkan rasa yang gurih     Anda dapat menggunakan air kelapa. Tambahkan kecap         jika Anda suka.
3. Masukkan tempe dan tahu yang telah dipotong-potong.             Aduk.
Hati-hati mengaduk tahunya karena tahu mudah hancur.
4. Rebus hingga bumbu meresap dan airnya tinggal sedikit.
5. Goreng tahu dan tempenya, tapi harus cepet-cepet ya….
soalnya tahu dan tempe bacem mudah gosong.

Oiya, takaran bumubu dan bahannya secukupnya saja…
Pake feeling..he….

Selamat mencoba…eh memasak..baru mencoba. OK?!

Not Like In Java…

Tak seperti di Jawa…
Di sini lampu mati tiap hari bisa lebih dari sepuluh kali
Tapi juga tak ada yang menjual lampu teplok..
Tak seperti di Jawa…
Di sini tak ada angkot yang ada trayeknya
Tak seperti di Jawa…
Di sini tak ada bus kota
Hanya ada bus lintas Jawa Sumatera
yang lewat hanya sesekali saja
Tak seperti di Jawa…
Disini tak ada supermarket, apalagi mall…
Tak seperti di Jawa…
Kalo beli cobek di sini ga dikasih uleknya
“Di pasar bawah (nama pantai di Manna-red) banyak kan yuk…”begitu kata ibu pedagang Batu cabe (baca=cobek)
Tak seperti di Jawa…
Karena memang ini Sumatera
Tak seperti di Jawa…
karena pembangunan di negeri kita memang tidak (mudah-mudahan belum) merata
Tak seperti di Jawa…
Ya…begitulah adanya…
Nikmti saja…

Tertawan Cinta

Ya Tuhan,
Jika cinta adalah ketertawanan
tawanlah aku dengan cinta kepada-Mu
agar tak ada lagi yang dapat menawanku

Ya Tuhan,
jika rindu adalah rasa sakit
yang tak menemukan muaranya
penuhilah rasa sakitku dengan rindu kepada-Mu
dan jadikanlah kematianku sebagai muara
pertemuan dengan-Mu

Ya Tuhan,
hatiku hanya cukup untuk satu cinta
jika aku tak dapat mengisinya dengan cinta kepada-mu
kemanakah wajahku hendak kusembunyikan dari-Mu?

Kenali Perubahan Payudara

br1

Jangan panik dulu jika menemukan perubahan pada payudara Anda.   Lebih baik kenali dulu aneka perubahan pada organ ini sehingga Anda bisa bertindak dengan cepat dan tepat.  

Payudara adalah salah satu organ penting dan khas yang dimiliki perempuan. S ekali waktu, mungkin saja payudara Anda terasa sakit, keluar cairan dari puting, atau ada benjolan. Walau tidak selalu berbahaya, Anda tetap harus waspada, dan segera cari tahu penyebabnya.

Ada yang normal, ada yang tidak

Proses tumbuh kembang payudara antara lain dipengaruhi oleh aktivitas hormon, khususnya hormon estrogen. Selain pada payudara,  hormon yang dihasilkan indung telur ini juga bertanggung jawab dalam mengembangkan   sifat-sifat kelamin sekunder lainnya, seperti timbulnya rambut di daerah kemaluan, perubahan-perubahan dalam vagina sampai timbulnya haid.

Nah, bila terjadi ketidakseimbangan hormon, misalnya selama haid, biasanya payudara akan terasa penuh alias mengeras atau membesar. Kadang-kadang, akan teraba pula benjolan lunak yang terasa sakit saat menjelang haid.

Biasanya, benjolan tersebut akan mengecil atau menghilang dengan sendirinya begitu haid usai. Asal tahu saja, semua perubahan ini termasuk normal dan tidak berbahaya. Apalagi, jika siklus haid Anda berlangsung normal (sekitar 24-31 hari sekali) dan lamanya berkisar antara 4-7 hari.

Sebaliknya, bila terjadi gangguan pada siklus haid, misalnya jadi tidak teratur, Anda sebaiknya waspada. Bukan apa-apa. Ketidakteraturan siklus haid menunjukkan adanya gangguan keseimbangan hormon seksual. Apalagi, bila gangguan tadi disertai timbulnya beberapa gejala lain (simak boks: “Haruskah ke Dokter Spesialis?”).  

Atasi sedini mungkin

Sebagai catatan penting, perubahan apapun pada payudara Anda harus disikapi dengan hati-hati. Bila penyebabnya dapat diketahui sejak dini, maka upaya penanganan bisa dilakukan segera. Tindakan ini akan membuahkan hasil yang lebih baik. Itu sebabnya, cegahlah timbulnya gangguan kesehatan pada payudara dengan beberapa caranya berikut.

Buat catatan bulanan

Keteraturan siklus haid dapat diketahui dengan cara menghitung hari, bukan berdasarkan tanggal, setiap bulannya. Catatlah pula segala hal atau perubahan yang dirasakan menjelang, selama dan sesudah berlangsungnya haid. Segera temui dokter bila Anda mengalami hal-hal berikut:

•  Siklus haid kurang dari 14 hari atau lebih dari 35-40 hari sekali.

•  Lamanya haid lebih dari 14 hari.

•  Volume darah haid sangat banyak (sampai-sampai Anda perlu ganti pembalut sebanyak 10 kali per hari).

 

Hindari makanan tinggi lemak

Penelitian-penelitian telah menunjukkan, kemungkinan wanita yang mengonsumsi makanan tinggi lemak untuk terkena kanker payudara akan lebih tinggi dibandingkan mereka yang banyak mengonsumsi makanan yang rendah lemak. Namun, belum diketahui apakah diet rendah lemak bisa benar-benar mencegah kanker payudara atau tidak.

Dalam jurnal kedokteran terbitan FKUI, Medical Journal of Indonesia edisi April-Juni 1999 dilaporkan, ada sejumlah hasil penelitian yang berkaitan dengan faktor risiko kanker payudara.  Antara lain diungkapkan bahwa minum susu dan makan daging berlemak merupakan faktor risiko yang signifikan bagi munculnya kanker payudara.  Begitu pula makanan dan minuman yang mengandung santan kelapa, terutama jika dikonsumsi setiap hari. Kok bisa?

A danya zat-zat lemak dalam makanan yang tidak dipecah dalam proses metabolisme tubuh bisa menyebabkan hormon estrogen di tubuh tidak bisa bekerja dengan oke. Akibatnya, bisa memudahkan tumbuhnya kista, miom dan gangguan lain pada organ yang aktivitasnya berhubungan dengan hormon estrogen, termasuk payudara. 

Rajin-rajin lakukan “Sadari”

Sebenarnya, untuk mengetahui keadaan payudara Anda (apakah normal atau tidak), Anda dianjurkan melakukan pemeriksaan payudara sendiri alias Sadari secara rutin. Kapan persisnya?

Sebaiknya, pemeriksaan dilakukan tiap bulan, kira-kira seminggu setelah siklus haid usai. Lebih-lebih, kalau ibu atau famili perempuan dekat Anda punya riwayat kanker payudara.  Tak perlu menyalahkan “garis keturunan” keluarga besar Anda, karena tanggung jawab pemeliharaan kesehatan tubuh, termasuk payudara,    terletak pada diri Anda sendiri.

 

Haruskah ke Dokter Spesialis?

A. Gejala yang tidak perlu dikonsultasikan ke dokter spesialis:     

•  Wanita muda (kurang dari 35 tahun) dengan benjolan pada payudara dan terasa sakit.

•  Wanita kurang dari 40 tahun dengan benjolan yang simetris.

•  Wanita kurang dari 50 tahun dengan keluarnya cairan dari puting susu dan bukan berwarna merah. Maksud cairan di sini adalah:

•  Keluar spontan atau tanpa dimanipulasi.

•  Keluar dari satu atau ke-2 sisi payudara. 

•  Keluar cairan yang berhubungan dengan haid atau tidak, sedang hamil atau tidak, cedera rudapaksa, atau kelainan kelenjar gondok.

•  Wanita dengan keluhan nyeri dan benjolan yang tidak jelas batasnya.

     

B. Gejala yang perlu dikonsultasikan ke dokter spesialis:

•  Benjolan:

•  Berbatas tegas.

•  Terdapat pada satu sisi (asimetris) setelah haid.

•  Kista lebih dari satu, atau kista timbul kembali setelah disedot.

Nyeri:

•  Berhubungan dengan adanya benjolan.

•  Tidak dapat diatasi dengan pengobatan.

•  Pada satu sisi payudara pada wanita pasca menopause.

Keluar cairan dari puting:

•  Pada wanita umur lebih dari 50 tahun.

•  Khusus wanita kurang dari 50 tahun, cairan berwarna merah dan spontan.

Kelainan posisi puting.

•  “Tenggelam”.

•  Kelainan kulit sekitar puting (seperti eksim).

Kelainan kulit payudara. 

•  Bentuk seperti kulit jeruk yang tebal.

•  Warna kemerahan.

 

Kamus Istilah

•  Kista: benjolan yang berongga dan berisi zat cair yang kental menyerupai bubur.

•  Miom: tumor jaringan otot.

•  Cedera rudapaksa: luka akibat perkosaan.

 

sumber: http://www.ayahbunda-online.com

 

Menyongsong Kemenangan

islam.jpg

Saudaraku,…

Pernahkah kita membandingkan dua kondisi berikut:

Anak-anak dengan tangan-tangan kecilnya yang halus menggenggam batu, tapak-tapak mereke diiringi musik desingsn peluru, yang bagi mereka itulah musik syurga..

Degup jantung mereka , subhanallah,… berisi kerinduan menegakkan kalimatullah

Tiada yang mereka khawatirkan saat itu, nyawa sekalipun…

Sedangkan kita?

Mungkin kita bisa menjawabnya dengan enteng : ”Ah,..itu kan di Palestina.” Ya, alhamdulillah kita berada di lingkungan yang relatif tenang, terlindungi dari serangan frontal. Namun bukan berarti kita terbebas dari perang yang bernama “Ghozwul Fikri”, sebuah perang yang bertujuan menjauhkan ummat muslim dari agamanya. Serangan dalam perang ini banyak sekali dan telah merasuk menjadi bagian dari keseharian kita tanpa kita sadari, seperti isu Islam teroris, Islam membingungkan, Islam

garis keras-ekstrimis, Islam ya Islam tapi yang biasa-biasa sajalah-tidak perlu ngoyo, semua agama itu benar, jilbab hanya tradisi, bukan syariat, pacaran-berkhalwat sah-sah saja, dan masih banyak isu-isu lain yang dihembuskan yang mengaburkan perbedaan antara yang haq dan yang batil. Bahkan lebih

dari itu, kristenisasi pun merajalela. Astaghfirullah…


“ Sebagian besar ahli kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekefiran setelah kamu beriman, karena dengki yang timbul dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran…”(Q.S Al Baqarah:109)

…Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka dapat mengembalikan kamu dari agamamu kepada kekafiran, seandainya mereka sanggup…”(Q.S. Al Baqarah:217)


Semangat Kemenangan


Fikrah pertama, Ta’ashub (fanatik) terhadap risalah Allah SWT
.

Sumber utama dan pertama yang menjadi dasar pengambilan rujukan generasi pertama adlah Al-Quran. Hanya Al-Quran. Hadist Rasululah beserta petunjuk-petunjuk praktisnya hanya merupakan refleksi sumber utama. Rasulullah membatasi sumber pengambilan generasi pertama, ketika pada masa takwin arrijal (pembentukan) hanya kepada kitabullah semata. Hal tersebut dimaksusdkan untuk membersihkan jiwa dan orientasi mereka. Karena itu, Rasulullah menunjukkan kemarahannya ketika Umar ibnul Khattab mencoba mengambil sumber lain (Taurat). Rasulullah juga mengokohkan keyakinan mereka bahwa risalah yang ada di hadapan mereka merupakan risalah yang paling mulia, paling tinggi dan paling sempurna. Ia adalah kebaikan, selainnya adalah keburukan. Ia adalah kebahagiaan, selainnya adalah kesengsaraan.

Fikrah kedua, Mengkuduskan Ukhuwah Islamiyah

Wujud konkrit dari ukhuwah Islamiyah berasal dari penyesuaian hati kepada fitrah sebagai hamba Allah yang telah terbebas dari unsure-unsur yang mengotori hati itu. Tegasnya, ukhuwah Islamiyah yang fitrah itu tidak akan pernah terwujud dengan baik apabila jiwa dan tubuh ummat ini tidak mencoba menyesuaikan diri kepada fitrah, dengan memurnikan ketaatan dan menunjukkan ketaatan kepadaNya. Kesucian, keluhuran dan keeratan Ukhuwah Islamiyah dapat berangsur hilang dan menguap jika salah satu subjek pelaku Ukhuwah itu mengabaikan nilai-nilai Ilahiyah. Inilah hakikat darisebuah jargon abadi Ukhuwah Islamiyah, ”Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara… (Q.S.Al Hujurat: 10)

Lebih lanjut Rasulullah SAW memberikan perumpamaan terhadap ukhuwah Islamiyah dalam hadistnya yang sudah kita kenal, ”perumpamaan orang yang beriman dalam berkasih saying adalah mereka itu seperti tubuh yang satu. Apabila mengaduh salah satu dari anggota tubuhnya, maka memanggil ke seluruh tubuhnya sehinnga terjadilah ia ikut merasakan panas atau demam.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Dalam kenyataan di lapangan kalimat Rasulullah SAW ini dibuktikan beliau denagan menegakkan Ukhuwah sebagai langkah teknis sdan strategis dalam mempercepat proses integrasi kaum Muslimin saat itu. Untuk itu Rasulullah merintisnya dengan terlebih dahulu mengkondisiksn ruhiyah para sahabat sehingga terjalin ikatan yang kuat dan menyatukan hati maupun pikiran mereka. Dari situlah kemudian tercipta sebuah tatanan system keummahan, cita-cita dakwah Rasulullah SAW.Oleh karenanya, dengan menegakkan ukhuwah Islamiyah kita sebenarnya sekaligus membangun cita-cita keummahan, sebuah tatanan masyarakat Islam.

Fikrah ketiga, Jamaah yang solid.

Yang dimaksud jamaah yang solid adalh jamaah yang tidak dibatasi oleh mahdzab tertentu, tidak dimonopoli oleh masyarakat tertentu dan kepemilikannya tidak boleh diklaim oleh kelompok tertentu. Singkatnya, mereka adalah yang bekerja sama melibatkan siapam saja yang ikut andil dalam menyerukan Islam. Ditangan merekalah berkumpul semua harapan dan impian. Harapan untuk mengembalikan rasa percaya diri kaum muslimin. Mereka membuang semua rasa kebimbngan yang telah diwariskan dari kekalahan-kekalahan yang dialami ummat ini. Mereka yang akan membangkitkan jiwa, menajamkan hati, dan menajamkan nurani dan perasaan.

Baris Baru Kader Dakwah

“Telah sekian lama aku bergaul dengan banyak orang

Pengalaman-demi pengalaman menempaku

Tiada hari datang padaku kecuali menyenagkan di jumpa-jumpa pertama

Namun menyakitkan jua di akhirnya”


Syair tersebut adalah ungkapan kekecewaan seorang penyair terhadap kondisi pemuda. Sosok pemuda, terutama kader dakwah hari ini penampilan mereka pada awalnya selalu memberikan kesan yang menyenagkan. Mampu melambungkan harapan akan sebuah perbaikan. Namun, semakin mendalam perkenalan berjalan, semakin banyak kelemahan yang terungkap. Hingga akhirnya kekecewaan memenuhi diri, menyadari harapan yang diberikan terlalu besar dari kenyataan yang ada pada sosok pemuda. Kepada parapemuda dakwah hal ini harus ditegaskan. Saat ini adalah bagian dari masa penantian. Hari-hari yang menentukan. Setiap detik yang tersedia dioptimalkanuntuk menyongsong kesempatan membuat perubahan. Menyongsong kemungkinan datangnya satu fase kemenangan. Dan sebagaimana yang seharusnya terjadi, perhatian dan kerja tidak saja diberikan untuk ekspansi ‘keluar’, namun justru lebih banyak untuk introspeksi ‘kedalam’.

Beban atau Solusi Perjuangan

Mari kita bertanya pada diri kita, apakah kita adalah solusi ataukah beban dalam dakwah ini?Sesungguhnya dakwah ini tidak pernah meminta sesuatu dari kita. Kita dating dengan kesadaran, melihat dan mengetahui kebutuhan untuk berhimpun dalam barisan perjuangan. Tidak ada keharusan, tidak ada paksaan.Maka koreksi lagi keluhan dan keberadaan kita. Kalau kita sudah menganggap daklwah ini memberatkan, menyingkirlah. Allah akan mengutus generasi baru yang lebih siap dan lebih bagus sdari kita.Jika kesadaran akan hal ini sudah kembali kita miliki, maka sambutan palng tepat adalah:”Selamat bergabung, Saudaraku!”Inilah jalan yang selalu menyediakan lowongan pekerjaan. Inilah jalan yang selau menuntut penyempurnaan. Inilah jalan yang hanya menerima kebersihan. Dengan semua itu kita akan selau berkembang. Kita akan selau meyakini kebenaran tapak kehidupan yang kita torehkan dalam sejarh. Kita kan berujung pada kemenangan hakiki. Kemenangan besar yang Allah janjikan. Inilah seruan kepada putra-putri Islam yang memiliki semangat perjuangan. Seluruh jamaa’h Islam hari ini sangat membutuhkan munculnya pribadi aktivis sekaligus pemikir dan anasir produktivitas yang pemberani. Maka haramlah hukumnya bagi orang semacam ini untuk tertunggal dari kafilah, meskipun sesaat.

Epilog

Saatnya kembali berpikir. Kemenangan bukanlah suatu titik akhir. Kemenangan adalah hasil sebuah proses yang menuntut perjalanan panjang sebuah proses yang lain lagi. Karena bagi seorang mukmin, kemenangan hakiki adalah saat berjumpa dengan Allah dengan senyum kebahagian tersungging kelak..

Demikianlah. Masih terlalu panjang perjalanan dan masih selalu sedikit kekuatan. Maka teruslah berjalan dan lipatgandakan kesabaran. Karena kemenangan tideaklah dating begitu saja; tetapi sebuah titik yang harus diraih dengan darah dan air mata.

“Sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul(yaitu) sesungguhnya mereka yang pasti mendapat pertolongan. Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menanga.”(Q.S. Ash-Shaffat:171-173)

Wallahu a’lam bisshowwab.

Diolah dari berbagai sumber.

    1. Ditulis dalam dakwah. Leave a Comment »